Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jabar Terbanyak Terindikasi Judol, 336.579 Data Penerima Bansos dan Keluarganya

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 23 Agustus 2026 |16:05 WIB
Jabar Terbanyak Terindikasi Judol, 336.579 Data Penerima Bansos dan Keluarganya
Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah data penerima bantuan sosial (bansos) beserta anggota keluarganya yang terindikasi terkait transaksi judi online. (Foto: Okezone.com/BBC)
A
A
A

JAKARTA - Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah data penerima bantuan sosial (bansos) beserta anggota keluarganya yang terindikasi terkait transaksi judi online (judol) terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 336.579 data.

Temuan tersebut merupakan hasil pemadanan data Kementerian Sosial (Kemensos) dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako pada penyaluran triwulan II 2026. Jawa Tengah dan Jawa Timur berada di urutan berikutnya dengan jumlah data terindikasi judol terbanyak.

“Yang paling banyak di daerah Jawa Barat, nomor satu. Kemudian disusul oleh Jawa Tengah, ya, kemudian Jawa Timur. Jadi angkanya di Jawa Barat itu 336.579. Jadi ini paling banyak se-Indonesia di Jawa Barat,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) Kemensos Joko Widiarto.

Secara nasional, Kemensos menemukan sebanyak 1.494.652 data penerima bansos dan anggota keluarganya yang terindikasi terkait transaksi judi online. Pemeriksaan dilakukan terhadap penerima bansos triwulan II beserta seluruh anggota keluarga yang tercatat dalam satu kartu keluarga (KK).

“Penerima triwulan II kemarin kita cek semua, termasuk anggota keluarganya dan kita dapati (1.494.652 terindikasi judol). Jadi ini ditangguhkan dulu, kita juga siapkan penggantinya, karena masih banyak masyarakat lain yang butuh sebetulnya,” kata Joko.

Joko menjelaskan, indikasi transaksi judi online tidak selalu berasal dari penerima bansos. Transaksi dapat ditemukan pada anggota keluarga lain yang tercatat dalam satu KK, seperti anak, suami, istri, maupun cucu.

“Jadi kita cek dalam satu keluarga ini, ada tidak yang main judi online. Ketahuanlah ada anaknya ternyata, ada suaminya. Mungkin penerima bansosnya tidak main, tapi ternyata anaknya,” jelasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement