Selain Pertalite, pada hari yang sama, Senin (24/8/2026), kapal MT Kilian direncanakan bersandar di dermaga FT Reo dengan membawa sekitar 500.000 liter Avtur. Pasokan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan Avtur di Bandara Komodo, Labuan Bajo, yang meningkat signifikan akibat aktivitas penerbangan pascabencana serta memasuki masa puncak kunjungan wisata (peak season).
“Pasokan Avtur ini penting karena konsumsinya sedang meningkat pesat seiring tingginya aktivitas di Labuan Bajo (peak season) serta kebutuhan pascabencana. Avtur tersebut nantinya langsung kita kirim ke DPPU Komodo untuk kebutuhan operasional pesawat,” ungkapnya.
Kitty juga menjelaskan bahwa dengan masuknya pasokan BBM secara kontinu ke wilayah terdampak gempa NTT, distribusi BBM dipastikan telah kembali pulih. Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik maupun melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena suplai BBM dari FT Reo sudah kembali pulih. Mengingat potensi gempa susulan masih ada, kerumunan massa yang terlalu padat di SPBU justru dapat berisiko menyulitkan proses evakuasi jika terjadi kondisi darurat. Masyarakat tidak perlu khawatir, pelayanan dan operasional penyaluran BBM berjalan normal,” tegas Kitty.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.