Selain ASN, Kemensos juga mendalami data penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat judi online berdasarkan data PPATK.
Jumlahnya mencapai lebih dari 1,4 juta penerima bansos. Kemensos masih melakukan penyisiran dan verifikasi untuk memastikan apakah aktivitas tersebut dilakukan oleh penerima manfaat atau anggota keluarganya.
Penerima bansos yang masuk dalam data tersebut juga diberikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi.
Banyak Aktivitas Dilakukan Anggota Keluarga
Kemensos menemukan indikasi bahwa sebagian aktivitas judi online dilakukan oleh anggota keluarga penerima manfaat, seperti suami, istri, anak, atau cucu yang masih berada dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Karena itu, pemerintah melakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan terkait status penerima bansos.