Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor Pengunjung, Dampak Ekonomi Capai Rp5,2 Triliun

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |13:31 WIB
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Pecahkan Rekor Pengunjung, Dampak Ekonomi Capai Rp5,2 Triliun
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tandai keberhasilan dengan berikan dampak ekonomi dan pecahkan rekor pengunjung. (Foto: dok ITDC)
A
A
A

Ahmad Fajar menambahkan bahwa dalam waktu dekat BPS juga akan merilis data terkait dampak ekonomi penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Publikasi tersebut akan menjadi pembanding independen dan sarana kontrol terhadap hasil kajian LETMI–ITB, dengan memperhatikan kesesuaian cakupan, periode pengukuran, serta metodologi yang digunakan.

“Kami juga menantikan publikasi BPS dalam waktu dekat. Data tersebut akan menjadi pembanding dan sarana kontrol bagi hasil riset LETMI-ITB yang kami sampaikan saat ini, sehingga gambaran manfaat ekonomi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dapat ditelaah secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

Penghitungan LETMI-ITB mencakup belanja pengunjung untuk penginapan, makanan dan minuman, transportasi lokal, hiburan dan wisata, serta oleh-oleh. Kajian ini menilai bagaimana pengeluaran pengunjung menggerakkan berbagai usaha dan menghasilkan dampak lanjutan dalam perekonomian.

Salah satu temuan penting adalah rata-rata belanja pengunjung yang mencapai Rp8,56 juta per orang pada 2026, dengan turut memperhitungkan pengeluaran pengunjung asing. Angka ini mencakup belanja sejak sepekan sebelum hingga selama event berlangsung, sehingga menangkap aktivitas wisatawan yang datang lebih awal untuk menikmati The Mandalika dan destinasi di sekitarnya.

Sebagai pembanding, rata-rata belanja pengunjung pada 2023 tercatat sekitar Rp3,5 juta per orang selama event. Perbedaan periode penghitungan tersebut turut menjadi konteks dalam membaca kedua angka.

“Salah satu temuan kajian adalah estimasi rata-rata belanja pengunjung sebesar Rp8,56 juta per orang pada 2026. Berdasarkan paparan LETMI–ITB, angka tersebut dihitung menggunakan pendekatan tertimbang yang memperhitungkan komposisi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. Estimasi pengeluaran langsung pengunjung mencapai Rp1,35 triliun, mencakup pengeluaran untuk akomodasi, makanan dan minuman, transportasi lokal, hiburan dan wisata, serta oleh-oleh,” tutur Ahmad Fajar.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement