Dalam menjalankan operasi moneter tersebut, BI memadukan instrumen lindung nilai dan pasokan devisa langsung. Bagi investor yang belum berniat merepatriasi dananya ke luar negeri, BI menyediakan instrumen Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) untuk mengunci risiko kurs, sedangkan permintaan penarikan dana valas seketika diakomodasi melalui intervensi di pasar spot.
Pelemahan rupiah akibat tekanan jual jangka pendek tersebut dipandang masih dalam batas daya tahan makroekonomi nasional. Erwin optimistis guncangan sentimen eksternal ini akan mereda seiring proses penyesuaian yang tengah berlangsung di kalangan pelaku pasar keuangan.
"Pergerakan nilai tukar masih manageable dan tidak berlebihan, meski sempat melemah di atas Rp16.000 per dolar AS. Kami kelola dengan baik dan mudah-mudahan shock-nya mulai di-digest oleh pelaku pasar," kata Erwin.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.