Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Goodyear Tambah Lini Produksi USD31 Juta

Whisnu Bagus , Jurnalis-Kamis, 20 November 2008 |11:14 WIB
Goodyear Tambah Lini Produksi USD31 Juta
Foto: corbis
A
A
A

JAKARTA - Produsen ban kendaraan bermotor, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) melakukan investasi dengan membeli mesin dan peralatan baru senilai USD31,319 juta atau setara Rp285,004 miliar.

Langkah ini untuk meningkatkan kapasitas produki. "Ini untuk menunjang performa kita," kata Direktur Goodyear Indonesia Chandra Wuisantono di Jakarta, Kamis (20/11/2008).

Chandra mengatakan, transaksi pembelian atas rekomendasi The GoodYear Tire & Rubber Company (GTRC) selaku pemegasang saham pengendali perseroan ini terdiri dari pembelian mesin dan peralatan penunjang senilai USD10,420 juta (Rp96,240 miliar) dan biaya instalasi sebesar USD9,940 juta (Rp91,806 miliar).

Dalam rekomendasinya jelas dia, GTRC menunjuk pihak Goodyear International Corporation Shanghai sebagai pihak terafiliasi senilai USD1,392 juta (Rp12.857 miliar).

Dalam prospekstus yang dipublikasikan disebutkan, pembelian mesin beserta instalasinya dilakukan dengan pemasok (supllier) yang tidak terafiliasi dengan GTRC dimana penunjukkan supplier atau pihak yang melaksanakan pekerjaan instalasi ini akan dilakukan melalui proses tender terbatas. "Transasi ini menelan biaya USD10,113 juta," katanya.

Adaun sumber pembiayaan investasi ini akan diperoleh dari kas internal senilai USD2,360 juta dan sisanya pinjaman bank. Saat ini perseroan telah melaksanakan proses permohonan fasilitas sejumlah bank. Sayangnya dia tidak menjelaskan nama bank-bank tersebut.

Pembelian mesin dan alat penunjang ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi ban radial rata-rata sebesar 47 persen. Hal ini akan berdampak langsung dengan performa keuangan perseroan dimana pemenuhan permintaan ekspor akan menambah pendapatan.

Selain itu, langkah ini untuk meningkatkan penetrasi pasar guna mempertahankan loyalitas konsumen. "Peningkatan kapasitas produksi ini baru terlihat paska instalasi yang memakan waktu sekitar enam bulan," kata Chandra.

Menurut Chandra, saat ini kapasitas produksi ban radial perseroan mencapai 8.500 ban per hari. Dengan rencana investasi tersebut maka kapasitas produksi bertambah sebesar 4.000 ban per hari menjadi 12.500 ban per hari.

Hingga Juni 2008, GDYR memproduksi sebanyak 920.532 ban radial untuk kendaraan penumpang, 117.683 ban radial untuk truk ringan dan 415.227 ban bias. Dari total produksi, sekitar 44 persen dipasarkan di dalam negeri dan sisanya 56 persen untuk pasar ekspor seperti Timur Tengah, Asia, Eropa, Australia dan Amerika Utara.

Rencananya transaksi pembelian mesin dan instalasi ini akan diagendakan untuk mendapat persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2008 mendatang.

Laba bersih GDYR hingga semester I-2008 naik tipis menjadi Rp21,84 miliar atau Rp533 per saham dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp20,38 miliar atau Rp497 per saham.

Penjualan bersih pada periode Januari-Juni 2008 naik dari Rp525,16 miliar menjadi Rp639,57 miliar. Di sisi lain, harga pokok penjualan naik dari Rp472,81 miliar menjadi Rp584,64 miliar. Hal ini mengakibatkan laba kotor perusahaan naik dari Rp52,34 miliar menjadi Rp54,92 miliar. Laba usaha naik hampir Rp4 miliar dari Rp26,64 miliar menjadi Rp30,54 miliar.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement