Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG 2010 Masih Penuh Harapan

Candra Setya Santoso , Jurnalis-Kamis, 24 Desember 2009 |11:14 WIB
IHSG 2010 Masih Penuh Harapan
Papan Perdagangan IHSG. Foto: Koran SI
A
A
A

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) tahun depan masih dinilai penuh harapan. Kendati kerikil tajam, masih bisa membuat IHSG kembali tersungkur.
 
Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat investor untuk berlomba-lomba dalam berinvestasi. Mereka dinilai optimistis karena ada beberapa hal yang mendukung untuk menanamkan investasinya di Indonesia.
 
"Terdapat beberapa hal yang bisa membuat investor optimistis di 2010," ujar analis Bhakti Securities Budi Ruseno, saat paparan Outlook 2010, di MNC Tower, Jakarta, Rabu (23/12/2009) sore.
 
Pertama, perekonomian Indonesia akan membaik, diprediksi perekonomian Indonesia akan tumbuh sedikitnya 5,5 persen (prediksi pemerintah).
 
"Analis yang optimistis yakin pertumbuhan bisa mencapai enam persen. Jika pemerintah tidak berbuat apa pun, ekonomi masih bisa tumbuh empat persen," paparnya.
 
Kedua, perkonomian global akan membaik. Perekonomian global diproyeksikan akan tumbuh 3,1 persen, serta ekonomi AS akan mulai tumbuh kuartal I-2010.
 
"Eropa membaik perekonomiannya di kuartal kedua 2010. Membaiknya ekonomi akan mendorong permintaan, ekspor Indonesia akan pulih. Termasuk permintaan barang komoditas (kecuali emas) dan energi," katanya.
 
Saat ini, jelasnya, memang komoditas masih tertekan akibat menguatnya dolar, tetapi diprediksi harga minyak seiring pertumbuhan ekonomi akan kembali (real demand) ke kisaran USD80-100 per barel. "Hal ini berita baik bagi IHSG yang sangat ditopang komoditas," ujarnya.
 
Ketiga, capital inflow. Saat ini banyak dana-dana yang siap masuk ke negara berkembang termasuk Indonesia. Fund manager akan melakukan diversifikasi dari China, negara teluk yang risikonya meningkat. Dana ini termasuk dana yang kabur dari safe haven komoditas.
 
"Syaratnya politik Indonesia tidak bergejolak, baru mereka mau memarkir dananya," ujarnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement