Pasar Modal Tak Terpengaruh Batalnya Kedatangan Obama

Widi Agustian - Okezone
Minggu, 21 Maret 2010 09:31 wib
Aktivitas Perdagangan di BEI. Foto: Tangguh Putra/okezone.com
Aktivitas Perdagangan di BEI. Foto: Tangguh Putra/okezone.com
JAKARTA - Batalnya kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) ke Indonesia tidak akan berdampak apa-apa terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pasar modal.

"Kalau saya melihatnya tidak akan ada dampaknya di pasar modal," kata Ketua Currency Management Board Farial Anwar saat berbincang dengan okezone di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sekarang ini AS bukanlah lagi negara besar yang bisa bertindak sesukanya. Dengan demikian, tidak perlu dikhawatirkan terjadinya dampak negatif atas kebatalan kedatangan presidennya tersebut. "Amerika itu bukanlah sesuatu yang luar biasa," imbuh dia.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Hatta Rajasa menilai mundurnya rencana kedatangan Obama ke Indonesia menjadi Juni harus dihormati dan tidak perlu ditanggapi dengan berbagai macam spekulasi. "Kita hormati keputusan tersebut, jangan buat spekulasi macam-macam," ujarnya saat temu wartawan di kantornya, akhir pekan ini.

Meskipun tertunda, namun dirinya meyakini bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu kerja sama Indonesia dan AS di bidang ekonomi. Karena kedua negara tetap berkomitmen dengan adanya Overseas Private Investment Coorporation (OPIC). "OPIC ini merupakan pernyataan serius Amerika investasinya ke kita," tegasnya.

Dirinya juga menyampaikan antara kerja sama yang dijalin Indonesia dan Amerika Serikat tersebut tidak akan ada kompetisi karena tidak adanya kesamaan produk. Diharapkannya, Indonesia dapat memperoleh keuntungan jika mampu memanfaatkan kerja sama tersebut.

"Kita dengan Amerika tidak sama untuk produknya hanya complementary. Jadi, tidak ada persaingan. Kita akan mengambil manfaat yang besar di sektor ekonomi dari kerja sama tersebut," tandasnya. (ade)
TWITTER »
twit