LPEI & Korean Exim Kasih Hyundai USD100 Juta Bangun Pabrik

Safrezi Fitra - Okezone
Kamis, 26 Agustus 2010 19:45 wib
Foto: okezone
Foto: okezone
JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Korean Exim akan memberikan USD100 juta untuk kepentingan pembuatan pabrik otomotif di Indonesia. Adapun produsen automotif penerima dana tersebut adalah perusahaan asal korea Hyundai.

Hal ini dikatakan Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar, dalam _Media Briefing Kementerian Perdagangan_ dengan tema _Perkembangan Ekspor Komoditi Utama Non Migas 2005-2010_ di Auditorium Gedung Kementerian Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Kamis 26/8/2010).

"Nanti LPEI akan membiayai perusahaan Korea sebesar USD100 juta untuk membangun pabrik otomotif di Indonesia," ungkapnya.

Pembangunan pabrik tersebut, diharapkan akan meningkatkan ekspor otomotif Indonesia ke Negara luar, khususnya ASEAN. Dari pembangunan pabrik tersebut, menurut Mahendra dapat menambah ekspor automotif Indonesia sebanyak 200 mobil setiap bulan.

Dikatakan Mahendra, AFTA sangat membuka peluang ekspor otomotif Indonesia ke Negara-negara ASEAN. Dalam perjanjian kerja sama AFTA ditetapkan ketentuan bahwa setiap ekspor produk yang memiliki komponen ASEAN (ASEAN contain) lebih dari 40 persen, maka produk tersebut akan bebas dari pajak untuk setiap Negara AFTA.

"Yang bisa menikmati (ketentuan bebas pajak) yang bisa memiliki komponen ASEAN 40 persen, apapun merknya," jelas Wamendag.

Wamendag menjanjikan untuk setiap produk yang diekspor tersebut akan di labelkan Indonesia, agar setiap negara yang menggunakan produk tersebut akan mengetahui bahwa produk tersebut adalah buatan Indonesia.

"Nanti setiap mobil akan kita berikan Surat Keterangan Asal (SKA) agar bisa dikenal di negara lain.(adn) (rhs)
TWITTER »
twit