Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Konstruksi pembangunan Cirebon Electrical Plant berkapasitas 660 megawatt (mw) yang dilakukan oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) sudah memasuki tahap akhir.
"Pembangunan Cirebon Electric Plant berkapasitas 660 mw sudah konstruksi 90 persen," ujar Presiden Direktur INDY, M Arsjad Rasjid, kepada wartawan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (8/6/2011).
Arsjad mengharapkan, Cirebon Electric Plant dapat beroperasi pada akhir tahun ini dan di dalamnya terdapat saham Indika Energy sebesar 20 persen. "Diperkirakan Commercial on Development (COD) pada akhir tahun ini," ujarnya.
Selain itu, mengenai penjualan saham perusahaan di PT Petrosea Tbk (PTRO), pihaknya mengatakan bahwa perusahaan belum bisa pastikan kapan penjualan tersebut dilakukan menunggu hasil keputusan dari dewan direksi.
"Dipastikan sejauh ini Indika Energy hanya bisa menjual kembali saham Petrosea yang dilepas ke market hanya sebesar 16 persen. Belum bisa dipastikan apa bisa menjual lebih dari itu," ujarnya.
Adapun untuk tahun ini perseroan menargetkan capex sebesar USD185 juta di mana USD100 juta akan dialokasikan ke Petrosea untuk digunakan sebagai kontrak pertambangan. (ade)