JAKARTA - Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengungkapkan sampai saat ini belum ada perusahaan milik daerah (BUMD) yang mengajukan penawaran untuk masuk pada PT Indonesia Alumunium (Inalum).
Mustafa mengemukakan memang Pemerintah Daerah (Pemda) telah mengajukan penawaran untuk masuk namun dari BUMD nampaknya belum ada yang tertarik. "Baru pemda. Selama ini baru pemda dari sumatera utara, BUMD belum," tutur Mustafa di Jakarta.
Kontrak PT Inalum sendiri baru berakhir pada 2013, namun Kementerian BUMN lewat PT Aneka Tambang (Antam) dan Kemeterian Keuangan lewat Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah mempersiapkan untuk pengambil alihan.
"Karena bersama-sama berminat atau bersama-sama bersedia ditugaskan untuk melanjutkan, tentu menteri BUMN dan Menkeu akan membicarakan yang lebih baik," tambah dia.
Namun, demikian dia menuturkan masih perlu dikaji lagi bagaimana pembagian saham jika memang Inalum menjadi milik Indonesia. "Belum bisa kita jelaskan sekarang, nanti kalau sudah diserahkan baru bisa kita kaji lagi," urainya.
Intinya, kata dia, pemerintah menginginkan agar perusahaan tersebut dapat kembali menjadi milik negara. "Ini kan sudah lama ya, kita sudah menunggu-nunggu untuk bisa menjadi perusahaan milik indonesia sendiri," ucapnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.