Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjualan Saham Bank Muamalat Tak Jelas

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Kamis, 21 Juli 2011 |12:52 WIB
Penjualan Saham Bank Muamalat Tak Jelas
Ilustrasi: Kalkulator
A
A
A

JAKARTA - Kabar penjualan saham asing PT Bank Muamalat Tbk belum diketahui kelanjutannya. Sebelumnya dikabarkan harga saham Bank Muamalat ini terlalu mahal sehingga investor yang menunjukan minat perlahan mundur.

"Yang tahu persis masalah penundaan penjualan saham ya para pemegang saham. Saya juga belum tahu sampai kapan penundannya," kata Direktur Utama Bank Muamalat Arviyan Arifin di kantor pusat Bank Muamalat, Jakarta, Kamis (21/7/2011).

Pada pertemuan di Hotel ShangriLa 18 Juli lalu, tiga pemegang saham Bank Muamalat memutuskan menunda penjualan 67 persen saham mereka karena risiko yang terlalu besar. Islamic Development Bank (IDB) memegang 37 persen dari total nilai saham lebih dari USD500 juta tersebut.

Sebelumnya, sembilan investor berniat membeli Bank Muamalat, termasuk investor dalam negeri seperti Para Group milik Chairul Tanjung dan Saratoga Capital milik Sandiaga Uno. Namun satu per satu investor lokal berguguran karena risiko yang ditengarai cukup besar.

"Kami memakluminya, nilai investasi di luar kemampuan mereka," kata Avriyan ketika itu.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement