Hatta: PNS Jabatan Tinggi & Lama Menjabat Rawan Korupsi

Idris Rusadi Putra - Okezone
Kamis, 8 Desember 2011 16:54 wib
Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Foto: Koran SI
Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Foto: Koran SI
JAKARTA - Adanya dugaan korupsi yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS), dinilai terjadi karena oknum tersebut terlalu lama mengemban jabatan yang sama.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa. Hatta mengatakan, harus ada reshuffle di lingkungan PNS. Selain itu, dia menekankan pentingnya pengawasan yang ketat, serta pembinaan agar korupsi tidak terjadi.

"Memang moral hazard itu terjadi di daerah daerah dimana orang memiliki kewenangan, kemudian pengawasannya kurang, kemudian menempati pos terlalu lama itu ada moral hazard, disitulah pentingnya pembinaan pengawasan," jelas Hatta ketika ditemui di Gedung Kemenko, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Okezone.com Vote Form : 539838

Apakah reshuffle di lingkungan PNS mampu mengurangi tindakan korupsi?

Lebih lanjut Hatta menjelaskan, kebenaran dari dugaan seperti ini memang harus diselidiki secara mendalam. Karenanya, dia mengaku di jajaran dan kementerian mana saja PNS yang diindikasikan mempunyai rekening gendut. "Saya tidak tahu tempatnya, di mana kejadiannya, dan tahun berapa kejadiannya, bahwa itu ada yang seperti itu. Kalau menurut saya, ya diselidiki," tegasnya.

Meski begitu, Hatta membantah korupsi PNS ini terjadi karena kegagalan sistim reformasi birokrasi. "Tidak bisa dengan adanya itu langsung dikatakan reformasi birokrasi gagal,tidak seperti itu.bahwa ada yang masih seperti itu yang itu lah tugas berat kita untuk mencegah kemudian menindak," pungkasnya. (mrt)

(rhs)
TWITTER »
twit