SURABAYA - Wacana kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ternyata membuat pelaku dunia usaha kiat was-was. Pasalnya, wacana untuk menaikan BBM itu digulirkan sudah lama. Dunia usaha sendiri butuh kepastian agar bisa menghitung dampak dari kenaikan BBM itu.
"Keputusan kenaikan harga BBM perlu cepat, tegas dan butuh kepastian. Sebab, BBM adalah hal yang vital," kata pengusaha muda Sandiaga S Uno usai acara Silaturrahim Nasional (Silatnas) Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Timur di Hotel Singgasana, Jalan Gunung Sari, Surabaya, Sabtu (3/3/2012).
Menurut CEO Saratoga Recapital ini, dengan kepastian kenaikan itu tentunya para pengusaha dapat memperhitungkan dampaknya. Mulai dari ongkos produksi hingga persoalan lainnya.
"Katakan jika naik 10 persen saja tentunya pengusaha dapat memperhitungkan. Intinya harus cepat dan jangan ditunda lagi kalau memang ingin dinaikan," ujarnya.
Sandi juga menilai, langkah pemerintah untuk memberikan Subsidi kepada sejumlah rumah tangga miskin akibat kenaikan BBM ini dinilai sangat tepat. Alasannya, subsidi yang dilakukan secara langsung bukan dalam bentuk produk.
"Langkah itu sangat tepat. Tentunya bukan subsidi prosuk tapi subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan," tukasnya. (nia)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.