Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Rencana Kenaikan Harga BBM

Harga Sembako di Surabaya Merangkak Naik

Nur Syafei , Jurnalis-Sabtu, 03 Maret 2012 |15:40 WIB
Harga Sembako di Surabaya Merangkak Naik
Ilustrasi.
A
A
A

SURABAYA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum naik, namun harga sembako di pasaran di Kota Surabaya, Jawa Timur sudah terpantau naik.

Tak ayal, kenaikan ini membuat pusing para pembeli yang rata-rata berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Sementara para pedagang mengaku pendapatannya terus menurun karena pembeli sepi dan harga beli di tingkat agen terus naik.

Lihat saja di Pasar Tradisional Pucang Anom Surabaya, Sabtu (3/3/2012), hampir semua harga sembako mengalami kenaikan antara Rp1.000 hingga Rp1.500. Sedangkan untuk daging sapi dan cabai, kenaikannya hingga Rp5.000.

Naiknya harga-harga sembako di sejumlah pasar tradisonal di Surabaya ini membuat pusing para pembeli yang rata-rata ibu rumah tangga. Mereka mengaku harga sembako naik, padahal gaji mereka pas-pasan dan belum naik.

Berdasarkan pantauan, harga sembako yang naik di antaranya beras Bramo yang sebelumnya Rp8.500 per kilogram (kg) kini menjadi Rp9.800, minyak goreng curah dari Rp10 ribu menjadi Rp11 ribu, telur dari Rp15 ribu menjadi Rp16 ribu, gula pasir dari Rp10 ribu menjadi Rp10.500, serta daging sapi dari Rp60 ribu menjadi Rp65 ribu per kg. Sementara harga cabai juga masih tergolong mahal, mencapai Rp20 ribu, padahal harga stabil hanya Rp15 ribu per kg.

"Saya sebagai rakyat kecil merasakannya berat. Sekarang harga-harga sudah naik semua," keluh salah satu pembeli Suprapti.

Para pedagang di Pasar Pucang Surabaya ini juga mengeluhkan pendapatannya terus menurun akibat sepinya pembeli, karena harga sembako yang terpantau tidak stabil. (nia)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement