JAKARTA- Bank Mandiri menyalurkan kredit di segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan target mencapai Rp73 triliun pada akhir 2014. Hingga Maret 2012 penyaluran kredit Bank Mandiri di segmen UKM telah mencapai Rp30,8 triliun, tumbuh 32,7 persen dari Maret 2011 yang tercatat sebesar Rp23 triliun.
“Bank Mandiri berkomitmen memberikan layanan yang mudah dan cepat kepada pelaku UKM untuk merealisasikan pengembangan bisnisnya,” Kata Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri Sunarso melalui lapran tertulis, Minggu (6/5/2012).
Dia menambahkan, Bank Mandiri memahami pelaku UKM membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya dengan cepat yang tidak terlalu rumit prosesnya. "Dan kami memiliki keinginan untuk menjawab kebutuhan tersebut,” jelas dia Sunarso.
Selain itu, dia mengungkapkan, pelaku UKM di Indonesia secara geografis tersebar luas dan bisa terjangkau jaringan Bank Mandiri. Kemudahan akses tersebut, akan terealisasikan dengan bertambahnya pembangunan jaringan layanan UKM Bank Mandiri yang berjumlah 214 unit pada Maret 2012, menjadi 370 unit sampai akhir 2014
“Selain itu pengembangan teknologi informasi untuk mengembangkan portofolio di segmen UKM dilakukan secara terintegrasi mulai dari proses pemilihan nasabah, proses booking kredit, monitoring sampai kepada pelaporan. Dengan sistem pendukung yang kuat, pertumbuhan portofolio Bank Mandiri di segmen UKM diharapkan dapat tumbuh progresif dengan kualitas kredit terjaga baik,” urai dia.
Lebih jauh dia mengungkapkan, program tersebut bertujuan agar UKM di Indonesia mendapat aksesbilitas pemodalan, aksesbilitas informasi sekaligus pembinaan, baik dari sisi manajerial maupun penerapan Good Corporate Governance. "Dengan demikian bisnis mereka dapat tumbuh pesat, yang pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tukas Sunarso.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.