Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Dia Penyebab Ekspor Indonesia Menurun

Iwan Supriyatna , Jurnalis-Kamis, 07 Juni 2012 |14:36 WIB
 Ini Dia Penyebab Ekspor Indonesia Menurun
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - Menurunnya angka ekspor Indonesia disebabkan karena proteksi sebuah negara akan industrinya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat maraknya impor dari negara lain, termasuk dari Indonesia.

Demikian diungkapkan pengamat Ekonomi Aviliani usai konferensi pers Krisis Ekonomi Global yang Semakin Nyata Berdampak Terhadap Kinerja Ekspor Indonesia, di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (7/6/2012).

Oleh karena itu, Indonesia seharusnya mulai mempersiapkan Industri hilir. "Jika industri hulu tidak boleh di ekspor, mengingat aturan tambang yang menjadi polemik saat ini, ketika tidak boleh di ekspor industri hulunya malah industri hilirnya tidak siap," kata dia.

Aviliani menambahkan, karena pelarangan eskpor tersebut, maka harga-harga akan jatuh. Pasalnya, kemampuan dalam negeri untuk menyerap tidak besar. "Ketika Indonesia memberlakukan Bea keluar (BK), harga dunia turun. Jika harga dunia sedang naik, maka Indonesia kenakan BK, maka harganya semakin kompetitif, dan itu akan menjadi hambatan bagi Indonesia," jela Aviliani.

"Menurut saya kebijakan yang harusnya bersifat menyeluruh jangan dibuat setengah-setengah yang hanya merugikan Indonesia," tambahnya.

Aviliani menyebutkan, konsumsi dalam negeri sudah meningkat, sehingga jika melihat industri hilir dengan industri primer maka yang terjadi meningkatnya kelas menengah sehingga memicu impor bahan baku. "Ini yang menjadi salah satu pemicu rupiah menjadi melemah kalau kita tidak bisa memanage antara ekspor dan impor," tutup Aviliani.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement