JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed terbatas. Faktor eksternal nampakya masih akan menjadi pertibangan investor dalam melakukan transakasi.
Panin Sekuritas dalam riset hariannya mengatakan, euforia investor akan hasil pemilu di Yunani kemarin nampaknya akan berkurang, mengingat krisis utang Eropa masih jauh dari penyelesaian. IHSG kemarin menguat dipicu hasil proyeksi resmi pemilu Yunani pada 17 Juni.
Dalam riset tersebut, Panin menjelaskan, kanselir Jerman juga memberikan sinyal akan melonggarkan persyaratan fiskal Yunani selama pemerintahan yang baru melakukan setiap kewajiban di bawaj program bailout Uni Eropa.
"Meski demikian, hasil pemilu tersebut tidak serta merta membuat masaalh utang Eropa beres tetapi setidaknya mengurangi salah satu beban terbesar Eropa saat ini selain Spanyol," ungkap riset tersebut, Selasa (19/6/2012).
Sementara Sinarmas Sekuritas mengungkapkan, secara teknikal indeks pada perdagangan hari ini diperkiraan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran 3.810-3.900.
"Perkembangan pembentukan pemerintah Yunani akan menentukan kebijakan dana talangan dari Uni Eropa, serta kekhawatiran terhadap kondisi perbankan Spanyol yang terlihat dari meningkatnya hasil obligasi Spanyol dapat memberikan sentimen terhadap indeks," jelas riset tersebut.
Sementara Henan Putihrai mengungkapkan, meski kemarin menguat, namun volume perdagangan yang terjadi turun 29,11 persen ketimbang perdagangan sebelumnya. "Indeks gap up namum masih belum mampu melewati resistance kuat di 3.909, sehingga indeks akan mengalami profit taking dengan support kuat di 3.827 dan resistance 3.909," jelas riset tersebut.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.