JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih mampu menguat terbatas. Penguatan IHSG akan dipengaruhi oleh perkembangan berita regional tadi malam. IHSG diprediksi berada dikisaran support-resistance 3.880-3.980.
Meski demikian, analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, mengungkapkan IHSG telah menguat dalam empat hari berturut-turut. "Kami melihat ruang untuk naik relatif terbatas dan rawan akan aksi ambil untung," kata di Jakarta, Kamis (21/6/2012).
Pada perdagangan kemarin, IHSG memang mengalami penguatan seiring dengan harapan Fed akan mengumumkan stimulus tambahan. "Selain itu yield surat utang Spanyol kembali turun setelah pemerintah Spanyol sukses mencapai target lelang surat utang," imbuhnya.
Akan tetapi, the Fed mengungkapkan belum ada ada QE3, meskipun ada Maturity Extension Programme (MPE). Dari hasil FOMC, the Fed AS memutuskan belum akan melakukan program pembelian aset dalam jumlah besar (quantative easing) ke-3 ,tetapi memperpanjang kebijakan operation twist dalam kerangka MPE sebesar USD267 miliar enam bulan lagi.
Meski demikian, The Fed mensinyalkan jika kondisi ketenagakerjaan di AS tidak kunjung membaik, maka the Fed akan mengambil kebijakan tambahan. Belum adanya QE3 tidak membuat pasar AS terlalu kecewa.
Selain itu, sentimen negatif datang dari pemangkasan target pertumbuhan ekonomi AS oleh The Fed pada FOMC kemarin, dari 2,4 persen menjadi 1,9 persen dari proyeksi naik sebelumnya pada April dari 2,4 persen menjadi 2,9 persen.
Sedangkan sentimen positif datang dari perkembangan Yunani yang membentuk pemerintahan baru, dan juga Uni Eropa kemungkinan besar akan memberikan kelonggaran terhadap persyaratan dana bantuan yang telah diberikan sebagai imbalan karena memilih partai pro-bailout.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.