Pengembangan Kualanamu Butuh Dukungan Pemda Deli

Senin, 25 Juni 2012 13:42 wib | Iwan Supriyatna - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Corbis) Ilustrasi. (Foto: Corbis) JAKARTA - Perluasan dan pembangunan bandara Kualanamu yang akan dibangun untuk menggantikan Bandara Polonia Medan, membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang. Dukungan ini diperlukan agar akses pembebasan tanah dapat berlangsung tanpa hambatan.

"Harus ada dukungan Pemda setempat guna pembebasan lahan," ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko, usai Signing of MoU Ceremony "Sister Airport Agreement" PT Angkasa Pura II (Persero) dengan Incheon International Airport Corporation, di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (25/6/2012).

Tri mengatakan, kerjasama yang nantinya akan dibangun antara lain meliputi asistensi dalam bidang teknik, modernisasi, perbaikan dan investasi serta bidang evaluasi pasar. Untuk tahap I, perluasan akan dibangun di atas lahan seluas 1.365 hektare (ha) yang disiapkan untuk melayani 8,1 juta penumpang per tahun dengan area terminal penumpang seluas 86 ribu m2.

Meski demikian, rencana perluasan Bandara Kualanamu oleh PT Angkasa Pura II masih dalam tahap konsultasi dengan Incheon. "Kita harus punya cita-cita besar, oleh sebab itu kita menggandeng Icheon melalui Medan langsung ke negara-negara di Dunia melalui Incheon sebagai sister airport" tukas Tri.

Rencananya, untuk aksesibilitas Bandara Kualanamu dilengkapi 10 gerbang masuk, akan didukung oleh akses jalan tol dan kereta api khusus bandara. Bandara Kualanamu akan dilengkapi dua runway paralel, apron seluas 30 ha berkapasitas max, 33 pesawat, terminal kargo seluas 13 ribu m2 dengan kapasitas tiga pesawat (65 ribu ton/tahun), area parkir berkapasitas sekira 1.400 kendaraan roda empat taksi. (mrt)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA ยป