Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soal Nilai IPO, Indonesia Kalah Jauh dari Malaysia

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Selasa, 30 Oktober 2012 |14:02 WIB
Soal Nilai IPO, Indonesia Kalah Jauh dari Malaysia
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai IPO Bursa Efek Indonesia dinilai masih rendah dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia. Menurut data BEI, nilai IPO hingga kini mencapai Rp6,9 triliun, sedangkan Malaysia mencapai USD7,9 miliar atau Rp75,84 triliun.

Hal tersebut menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen dikarenakan terjadi krisis ekonomi di tatanan global yang hingga saat ini masih berlangsung. Kondisi itu berimbas pada perdagangan.

"Itu karena adanya krisis global dan dikarenakan ada beberapa calon emiten yang mundur melakukan penawaran karena belum menemukan price-nya jadi investor ingin harga lebih rendah sementara calon emiten ingin lebih tinggi," katanya di BEI Jakarta, Selasa (30/10/2012).

Hoesen manambahkan, ekspektasi harga saham perdana lebih rendah oleh investor itu mendorong nilai penawaran saham perdana menjadi lebih kecil.

"Dengan adanya ekspektasi tersebut, maka pihak manajemen BEI memperkirakan nilai penawaran saham perdana sekitar Rp10 triliun pada 2012," tambahnya.

Sebagai informasi, berdasarkan catatan Thompson Reuters, nilai IPO Malaysia mencapai USD7,9 miliar atau Rp75,84 triliun dari total nilai IPO di Asia Pasifik yang sebesar USD30,03 miliar atau Rp288,29 triliun sepanjang tahun ini.

Sebagai perbandingan, nilai IPO di Hong Kong sendiri hanya USD1,81 miliar atau Rp17,38 triliun dan Singapura USD3,44 miliar atau Rp33,02 triliun.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement