>

Apa Penyebab Laba Medco Anjlok?

|

Widi Agustian - Okezone

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Apa Penyebab Laba Medco Anjlok?
JAKARTA - PT Medco Energi International Tbk (MEDC) mencatatkan penurunan laba yang spektakuler kendati pendapatannya mengalami kenaikan. Apa alasan penurunan laba perusahaan minyak milik keluarga Arifin Panigoro tersebut?

Medco Energi International mencatat laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD12,59 juta pada 2012. Laba ini turun 86,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, USD90,9 juta.

Sementara, Medco membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar USD909,05 juta di 2012, meningkat 11,2 persen dibandingkan 2011 sebesar USD817,72 juta. Kontribusi terbesar dari peningkatan penjualan dan pendapatan usaha perseroan di 2012 tetap berasal dari peningkatan penjualan minyak dan gas (migas).

Direktur Utama dan CEO Medco Energi Lukman Mahfoedz menjelaskan, perseroan telah menghapus buku beberapa aset yang mengalami penurunan nilai (impairment), termasuk aset eksplorasi Merangin yang akan dikembalikan ke pemerintah karena pengembangannya yang tidak ekonomis dan beberapa usaha anak perusahaan Perseroan di unit usaha non-migas seperti pabrik bio-etanol di Lampung dan MSK (unit usaha penyimpanan dan distribusi BBM).

Perseroan juga memasukkan pembebanan pajak yang ditangguhkan (deferred tax asset) di tingkat Perseroan dan pengeboran satu sumur eksplorasi di Blok SCS (South Central Sumatra) yang dry-hole dalam pelaporan laba rugi Perseroan. Jumlah keseluruhan impairment, deferred tax asset, dan sumur dry-hole sebesar USD51 juta.

“Dengan memasukkan hal tersebut di atas ke dalam pelaporan laba rugi Perseroan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham di 2012 tercatat sebesar USD12,6 juta. Perseroan percaya penuh bahwa penghapusan buku beberapa aset ini akan memperkuat keuangan Medco Energi ke depannya dan juga membantu pencapaian tujuan-tujuan perseroan baik jangka menengah maupun jangka panjang.,” jelas Lukman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/3/2013). (wdi)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Modal Rp500 Ribu, Bisa Investasi di Reksa Dana & Emas