Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lebaran, Distribusi BBM Ditaksir Jadi 36 Jam

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 09 Juli 2013 |14:20 WIB
 Lebaran, Distribusi BBM Ditaksir Jadi 36 Jam
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memperkirakan waktu distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) akan meningkat saat menghadapi hari raya keagamaan khususnya Idul Fitri. Bertambahnya waktu ini lantaran adanya kemacetan di beberapa titik.

VP Retail Fuel Marketing Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan, dalam prognosa 2013 diperkirakan kebutuhan BBM cukup meningkat signifikan. Dulunya dari Jakarta-Jawa Tengah hanya 28 jam, sekarang bisa mencapai 36 jam.

"Ini instalasi kita cukup panjang. Kita harus antisipasi semaksimal mungkin. Untuk kenyamanan bersama. Itu tujuan kita," ungkap dia di kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Iskandar menjelaskan, kebutuhan BBM harus diprediksi dengan melihat kebutuhan BBM sebelum dan sesudah lebaran Idul Fitri. Dia menambahkan, untuk posko satgas disiapkan pada saat H-15 dan H+15.

"Untuk kebutuhan yang signifikan. Tahun lalu H-1 lebaran kebutuhan premium mencapai 101 ribu kiloliter (kl). Itu pada hari itu tertinggi, dan kita prediksi untuk tahun ini arus puncaknya H-4 dan H-5. Karena senin selasa rabu sudah cuti bersama," jelas Iskandar.

"Maka prediksi kita, beban puncak kebutuhan BBM bergeser pada Sabtu atau Jumat malam sebesar 107 ribu kilo liter, Padahal rata-rata normal 80 ribu kl," jelasnya.

Demikian juga arus balik, Iskandar mengatakan tahun lalu liburan di ujung lebaran. Namun tahun ini, libur berada di tengah minggu, sehingga arus balik kloter pertama kita terjadi Sabtu dan Minggu di H+3 dan H+4 setelah Lebaran.

"Sedangkan solar diprediksi akan turun pada H-4. Karena mobil angkutan barang dilarang operasi untuk H-4. Ini akan turun, tapi kita khawatir untuk larangan ini. Dan puncak mudik itu H-5, akan ada kemacetan lebih parah untuk lalu lintas ini. Ini harus diatur oleh petugas terkait," ucap Iskandar

"Jadi kalau kita lihat, Premium akan naik 14 persen tertinggi saat mudik nanti, pada saat beban puncak mudiknya sebesar 33 persen dari rata-rata harian. Sedangkan solar turun 5 persen, jadi 95 persen dari produksi harian," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement