Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DEN soal Ketersediaan BBM di Indonesia, Masyarakat Tak Perlu Panik

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 02 April 2026 |13:01 WIB
DEN soal Ketersediaan BBM di Indonesia, Masyarakat Tak Perlu Panik
DEN soal Ketersediaan BBM di Indonesia, Masyarakat Tak Perlu Panik (Foto: Pertamina Patra Niaga)
A
A
A

JAKARTA - Dewan Energi Nasional (DEN) menilai Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) berusaha melakukan upaya terbaik untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Tanah Air di tengah gejolak geopolitik imbas konflik Timur Tengah. 

Pemerintah pun memastikan harga BBM tidak naik, selain itu ketersediaan BBM tetap terjaga. Karena itu, masyarakat hendaknya tetap tenang, tidak perlu panik dan tetap beraktivitas seperti biasa.  

”Masyarakat harus tenang. Buat apa panik? Karena situasi sekarang juga dialami di seluruh dunia. Bahkan, kondisi kita jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lain,” kata Anggota DEN M Kholid Syeirazi di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Dibandingkan negara-negara lain, termasuk Asia Tenggara, kata Kholid, kondisi energi Indonesia memang lebih baik. Sebagai perbandingan, harga BBM di Vietnam, misalnya, sudah mengalami kenaikan signifikan dari Rp12.700 per liter menjadi Rp19.100 per liter. Begitu pula Thailand, dari Rp16.500 per liter menjadi Rp24.000 per liter, Laos dari Rp22.700 per liter menjadi Rp30.200/liter.  

Selain itu, lanjutnya, stok BBM juga di atas 20 hari. ”Itu lebih tinggi di atas cadangan operasional minimal yang ditetapkan BPH Migas,” ujar Kholid.

Sikap tenang masyarakat, menurut Kholid, akan sangat membantu Pemerintah dan Pertamina, yang saat ini berusaha melakukan upaya terbaik untuk menjaga ketersediaan pasokan. Masyarakat, jelasnya, juga harus bijak dalam mengkonsumsi energi, termasuk BBM. 

”Pertamina tentu berusaha melakukan best effort untuk menjaga ketersediaan. Upaya itu terus dilakukan, meski sekarang tidak mudah mendapatkan suplai. Tetapi, Pemerintah dan Pertamina tentu tidak bisa sendirian. Harus didukung masyarakat,” ucap Kholid.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement