>

Menteri PU Kaji Pembangunan Jalan Tol Bali Utara Selatan

|

Rohmat - Okezone

Menteri PU Joko Kirmanto

Menteri PU Kaji Pembangunan Jalan Tol Bali Utara Selatan
DENPASAR - Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto menilai gagasan perlunya dibangun jalan tol menghubungkan wilayah Bali Selatan dan Utara cukup baik namun pemerintah masih perlu melakukan kajian lebih matang.

Hal itu disampaikan Joko Kirmanto sebagai respons atas gagasan yang dilontarkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat peresmian Jalan Under Pass Simpang Dewi Ruci, di Kuta Kabupaten Badung, Jumat (16/8/2013).

"Ini usulan yang baik. Saya sudah menyuruh staf mencatatnya, Semua usulan itu diterima akan ditampung," jawab alumnus ITB Bandung ini.

Atas berbagai usulan proyek infrastruktur daerah di Tanah Air seperti dari Bali, pemerintah akan memperhatikannya.

"Tidak hanya dari Bali saja, semua usulan dari daerah-daerah akan dirangking secara nasional, mempertimbangkan kebutuhan dan urgensitasnya," tuturnya.

Salah satu yang menjadi pertimbangan pemerintah adalah dari aspek kepentingan secara nasional dan kesejahteraan rakyat. Jika beberapa kriteria tersebut terpenuhi maka akan ditindaklanjuti.

Bali misalnya, pemerintah memberi perhatian serius untuk perbaikan dan pembenahan infrastruktur di provinsi ini. Proyek berskala besar dengan menyedot anggaran APBN cukup besar hingga mencapai ratusan miliar persatu proyeknya yang telah dikerjakan di Bali.

Bahkan, jika dikalkulasi, total nilai proyeknya bisa mencapai triliunan rupiah. Sebut saja, mega proyek yang tengah dikerjakan seperti pembangunan Bendungan Titab di Kabupaten Buleleng yang bersumber dari Tukad Petanu.

Proyek untuk air minum ini diharapkan akan mengairi Denpasar, Gianyar, Badung, Tabanan. Masih ada beberapa proyek lainnya yang menelan ratusan miliar rupiah seperti infrastruktur drainase Kota Denpasar dan pembangunan proyek pengendalian banjir di Buleleng. (wan) ()

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    PLN Prioritaskan PLTA untuk Proyek 35 Ribu Mw