Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

243 Saham Melemah, IHSG Anjlok 31 Poin

Fakhri Rezy , Jurnalis-Selasa, 23 September 2014 |16:07 WIB
243 Saham Melemah, IHSG Anjlok 31 Poin
243 Saham Melemah, IHSG Anjlok 31 Poin (Ilustrasi: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini tampaknya belum mampu menguat. IHSG ditutup melemah 31,69 poin atau 0,6 persen di 5.188,11.

Sore ini, sebanyak 89 saham menguat, 243 saham melemah, dan 88 saham stagnan. IHSG mengambil jeda dengan transaksi sebesar Rp3,7 triliun dari 3,35 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 7,34 poin atau 0,8 persen ke 883,67, Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,23 poin atau 0,9 persen ke 696,19, indeks IDX30 turun 3,92 poin atau 0,9 persen ke 451,69, dan indeks MNC36 terkoreksi 1,68 poin ke 273,61.

Sektor penggerak IHSG kompak di zona merah, dengan sektor yang mengalami penurunan terbesar adalah konsumer turun 1,4 persen. Hanya ada satu sektor yang menghijau, yaitu sektor infrastruktur naik 3,94 poin atau 0,3 persen.

Di Asia, Indeks Nikkei tak bergerak, Sedangkan Hang Seng melemah 118 poin atau 0,5 persen di 23.837, sedangkan Strait Times indeks naik 2 poin atau 0,1 persen.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH) naik Rp425 menjadi Rp7.450, PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp100 menjadi Rp5.100, dan PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) naik Rp64 atau 25 persen di Rp320.

Sedangkan saham-saham yang bergerak di jajaran top losers, antara lain saham PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp300 ke Rp8.200, saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp175 ke Rp29.425, dan saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp120 ke Rp2.330.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement