PADANG - SPBU di Kota Padang mulai kehabisan stok BBM jenis premium. Pasokan BBM terhambat akibat tersendatnya distribusi.
Sedikitnya dua SPBU tersebut terletak di kawasan Jalan Khatib Sulaiman (SPBU Khatib Suliaman) yang dikelolah PT Karya Mitra Muda dan SPBU Tabing. Masing-masing sudah kehabisan stok premium sejak Jumat 9 Mei malam dan Sabtu (10/5/2008) pagi tadi.
Petugas Operator SPBU Khatib Sulaiman, Yunizar menjelaskan, bahwa minyak jenis premium tersebut sudah habis sejak Jumat malam tadi, dan sampai saat ini pihak PT Pertamina (Persero) belum mengantarkan minyak premium tersebut. Sedangkan minyak Solar masih tersedia banyak.
"Kita sudah menghubungi pertamina di Teluk Kabung, Bungus Padang katanya kapal yang mendrop minyak jenis premium dari Dumai, Pekanbaru belum masuk itu makanya kita kehabisan minyak, biasanya pada pukul 12.00 WIB minyak sudah datang," ujarnya, di Kota Padang, Sumtra Barat, Sabtu (10/5/2008).
Biasanya mereka mendapat jatah minyak premium sebanyak 14 ribu liter dalam setiap hari. Biasanya, jumlah tersebut akan habis pada hari itu juga.
"Jika telat mendistribusikan BBM jenis premium ini kita akan kehabisan stok, tapi tidak tahulah apakah ini berkaitan kenaikan harga BBM atau tidak, dan ini baru terjadi sejak berdirinya SPBU ini tahun 2007 lalu," katanya.
Sementara itu, menurut Kepala Pengawas SPBU Tabing, Salman mengatakan, SPBU-nya sudah kehabisan minyak premium sejakan pukul 09.00 WIB pagi tadi. Akibatnya banyak pengguna motor yang memakai jenis premium tersebut kecewa.
"Menurut pertamina di Bungus saat kita hubungi katanya kapal pengankut minyak belum masuk dari Dumai," ujarnya.
SPBU tersebut memasok minyak jenis premium sebanyak 30 ton dan akan habis selama dua hari, dan sampai berita ini diturunkan kedua SPBU tersebut belum mendapatkan pasokan minyak premium.
(Rani Hardjanti)