JAKARTA - Portal Kaskus tidak akan dijual ke investor asing meski saat ini diminati oleh investor asing. Pendiri Kaskus Andrew Darwis menegaskan, portal yang dikelolanya itu murni ditujukan untuk komunitas saja.
"Kaskus ini murni portal yang diproduksi oleh bangsa Indonesia dan tidak ada rencana untuk menjualnya ke pihak asing," katanya, di Jakarta, belum lama ini.
Andrew menyebutkan, portalnya yang didirikan sejak tujuh tahun lalu di Amerika Serikat (AS) itu tidak akan dimaksudkan untuk tujuan komersil.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya berada di peringkat ke-7 dari 20 web site di Indonesia."Portal ini sejak awal ditujukan untuk ajang saling berbagi informasi dan memberikan kebebasan kepada pengunjung untuk berpendapat,"ujarnya.
Sedangkan, konsultan bisnis Kaskus Danny Wirianto mengatakan, anggota portal sudah mencapai 600 ribu orang. Danny menyebutkan, pihaknya optimistis jumlah anggotanya akan terus berkembang.
"Dukungan dari para anggota membuat portal ini terus berkembang dan kami harapkan bisa menjadi yang terbaik," ungkapnya.
Danny menyatakan, Kaskus sekarang sudah menjadi rujukan dari Yahoo dan Google. Alasannya, kata Danny, informasi yang tersedia di Kaskus lengkap dan akurat.
(Rani Hardjanti)