Penjualan Perumahan Ciputra Diprediksi Menurun

Candra Setya Santoso, Jurnalis
Senin 16 Maret 2009 11:39 WIB
Perumahan. Foto: Sindo
Share :

JAKARTA - Tingginya tingkat suku bunga KPR yang saat ini mencapai14-17 persen yang bertolak belakang dengan BI Rate Februari 2009 di level 8,25 persen telah menahan keputusan beli konsumen. Hal ini dikarenakan sebagian besar pembeli dari segmen ini berasal dari KPR.

Salah satu emiten yang kena imbasnya yakni PT Ciputra Development Tbk (CTRA) yang diprediksi akan mengalami penurunan penjualan perumahan, khususnya bagi segmen menengah ke atas.

"Kami memperkirakan penurunan penjualan perseroan akan dialami oleh proyek-proyek yang menargetkan segmen menengah ke atas. Buying intention dari segmen ini dapat dibagi menjadi pemenuhan kebutuhan utama dan tujuan investasi," ungkap analis Danareksa Lydia Suwandi, dalam laporannya di buletin Danareksa Research, Senin (16/3/2009).

Menurunnya tekanan inflasi itu akan mendorong Bank Indonesia (BI) untuk menurunkan suku bunganya. Bank-bank saat ini ditekan untuk menurunkan suku bunga kredit mereka, sehingga diperkirakan akan ada penurunan bunga KPR dalam 2-3 bulan mendatang.

Riset yang dilakukan Danareksa juga mengindikasikan peningkatan buying intention akan perumahan (meningkat dari 0,41 persen menjadi 0,52 persen), renovasi rumah (naik dari 1,28 persen menjadi 1,92 persen), dan tanah (naik dari 0,17 persen menjadi 0,35 persen).

Sebagai informasi, perseroan berhasil membukukan total penjualan Februari 2009 sebesar Rp113,6 miliar, atau 7,7 persen dari estimasi FY09F yang sebesar Rp1,4 triliun.

Pada perdagangan IHSG sesi pertama, harga saham CTRA melemah Rp5 atau turun 1,56 persen ke posisi Rp315 per lembar sahamnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya