JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) semakin tertekan pada penutupan perdagangan siang ini. Indeks saham terseret saham regional yang anjlok.
IHSG pada perdagangan sesi I Senin (31/8/2009) ini ditutup turun 25,75 poin atau 1,08 persen ke posisi 2.351,5. Sejumlah indeks saham utama Asia yang terpantau turun yakni, indeks Nikkei turun 0,33 persen ke posisi 10.499,73, Hang Seng turun 1,81 persen ke posisi 19.734,71, Straits Times turun 1,17 persen ke posisi 2.611,92.
Volume perdagangan di lantau bursa terpantau 2,718 miliar lembar saham senilai Rp1,878 triliun. Saham yang ditutp melemah jeni menguat 26, melemah 159 jenis saham, dan stagnan 40 jenis saham.
Pelaku pasar kembali kekhawatir terhadap risiko (risk aversion) yang terlihat semenjak sesi perdagangan New York pada hari Jumat, malam di mana performa ketiga bursa saham Amerika Serikat tersebut tidak menunjukkan tren yang jelas. Hal ini pun berimbas pada perdagangan saham di Asia.
Saham-saham yang ditutup melemah, antara lain PT Merck Tbk (MERK) turun Rp2.000Â Â Â ke posisi Rp60.000Â Â Â , PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp350 ke posisi Rp13.250, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp350 ke posisi Rp23.750Â Â Â Â Â Â
Saham-saham yang ditutup menguat, antara lain PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp800 naik Rp9.350, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp750 ke posisi Rp3.750, dan PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (BTPN) naik Rp225 ke posisi Rp2.850.
(Rani Hardjanti)