JAKARTA - PT BW Plantation Tbk (BWPT) menyiapkan dana sekira Rp1 triliun untuk keperluan akuisisi, yang akan direalisasikan pada akhir 2011.
"Saat ini Kita tengah mengadakan due diligince atau negosiasi untuk akusisi tanaman baru dengan menyiapkan dana sekira Rp1 triliun untuk keperluan akusisi,yang akan direalisasikan pada akhir 2011 atau paling lambat dua sampai tiga tahun mendatang," ungkap Direktur Utama Abdul Halim Binasari dalam acara Investor Day, Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Kamis (19/5/2011).
Lebih lanjut Halim menuturkan luas tanaman yang akan diakusisi rencananya sekira 100ribu-150 ribu hektare (ha). Adapun sumber dana untuk akusisi tersebut perseroan melakukan pinjaman ke beberapa bank lokal di Indonesia, namun sayang perseroan belum bisa menyebutkan bank mana yang akan dituju untuk melakukan pinjaman.
Wilayah Kalimantan dibidik perseroan guna untuk akusisi tanaman baru tersebut. "Namun tidak menutup kemungkinan kita akan membidik daerah-daerah lain untuk proses akusisi tanaman baru ini," paparnya.
Halim pun menuturkan dalam memilih wilayah untuk akusisi lahan baru tersebut perseroan memperhatikan kemiringan, curah hujan yang cukup dan infrastruktur yang baik guna untuk akuisisi tanaman baru tersebut.
Selain itu, perseroan juga memperhatikan harga ganti rugi akan lahan yang akan diakusisi tersebut agar tidak terlalu mahal.
"Kita lihat dulu wilayahnya, biasanya wilayah yang banyak batu baranya ganti rugi akan lahan tersebut akan menjadi lebih mahal bisa Rp100 juta, kalau harganya segitu, mending kita cari di wilayah lain saja," pungkasnya.
(Widi Agustian)