JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada, periode Januari-September 2011 mencatatkan kenaikan realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) sebesar 20,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM MM Azhar Lubis mengatakan nilai capaian kali ini telah mencapai Rp181,0 triliun, sedangkan di 2010 hanya Rp149,6 triliun. "Ini sudah mencapai 75,4 persen dari target 2011 yaitu Rp240 triliun," ungkap Azhar dalam konferensi pers, di Kantor BKPM, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (20/10/2011).
Untuk PMDN sendiri pada triwulan III-2011 mengalami peningkatan sebesar 14,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dari nilai realisasi investasi Rp16,6 triliun menjadi Rp19,0 triliun.
Sementara untuk PMA sendiri juga mengalami kenaikan sebesar 15,7 persen dari Rp40,1 triliun menjadi Rp46,4 triliun.
Lebih lanjut dia menjelaskan pada triwulan III-2011 (Juli-September), BKPM juga mencatatkan kenaikan investasi proyek realisasi inevstasi sebesar 15,3 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Nilai realisasi investasi proyek penanaman modal pada triwulan III saja ini mencapai Rp65,4 triliun," tambahnya.
Dia juga mengatakan dari sisi penyerapan tenaga kerja Indonesia, sampai September 2011 telah mencapai 333.156 orang di mana ini terdiri dari proyek PMDN sebanyak 100.991 orang dan PMA sebanyak 232.165 orang.
"Pencapaian ini mengalami kenaikan sebesar 35,1 persen jika kita bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 246.622 orang," pungkasnya.
(Widi Agustian)