JAKARTA - PT Astra Otopart Tbk (AUTO) mengaku ekspornya ke Eropa tidak terpengaruh oleh krisis yang saat ini melanda negara tersebut.
"Kita ekspor ke Eropa dan Asean. Dan hingga kini belum terpengaruh dengan krisis yang melanda Eropa. Yang bermasalah kan utang negara, bukan perusahaan-perusahaan di sana. Belum berdampak (ke perseroan)," ungkap Direktur Astra Otoparts Robby Sani saat workshop di Hotel Amarossa, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/11/2011).
Menurutnya pula, hingga saat ini total eskpor ke Eropa sudah sebesar 10-11 persen dari total pendapatan perusahaan. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya periode yang sama yang hanya 9,7 persen.
"Yang kebanyakan di ekpor kesana itu produk baterai INCO, yang biasanya di eskpor ke Middle East dan Afrika Utara," katanya.
Sebagai informasi, untuk semakin mengembangkan perusahaan, belanja modal yang telah disiapkan perusahaan untuk tahun depan Rp1,2 triliun. belanja modal tersebut di antaranya digunakan untuk perluasan pabrik serta penambahan pabrik baru.
"Untuk penambahan pabrik baru, saat ini sedang mencari lokasi. Belum ditentukan di mana, namun kami sudah mencoba melihat wilayah di kawasan Industri di Karawang," tandasnya.
(Widi Agustian)