BUMN Bidik Tower 100 Lantai di SCBD

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis
Jum'at 18 November 2011 14:54 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA - BUMN  rencananya akan membangun tower setinggi 100. Tower ini, akan berada di kawasan Sudirman Central Bussines District (SCBD). Kontraktor dari proyek tower ini adalah PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

"Mungkin menara 100 lantai itu akan dibangun di kawasan SCBD,"ungkap Deputi menteri BUMN bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin, kala ditemui di gedung kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/11/2011).

Menurut dia, lahan di kawasan SCBD itu memiliki luas tanah seluas satu hektare (ha). Dia melanjutkan, beberapa tanah untuk menara 100 lantai tersebut adalah milik pemerintah. "Tanah pemerintah kan banyak ada dikawasan Kemayoran, artha loka, di SCBD itu yang satu ha itu. (Tapi) Hal ini masih dikaji hingga saat ini," paparnya.

Sebelumnya, ADHI berencana membangun menara yang memiliki 100 lantai di Jakarta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menjelaskan, proses pembangunan tersebut akan berlangsung setelah perseroan menyelesaikan proses penerbitan saham baru (right issue) yang akan dilakukan pada semester-I 2012.

"Setelah right issue mereka akan membangun menara 100 lantai yang akan dinamakan Menara Kebanggaan Indonesia. Nama tersebut diambil karena tingginya yang luar biasa yang mencapai 100 lantai," ungkap Dahlan beberapa saat lalu.

Menurutn Dahlan, guna membangun menara tersebut, perseroan yang bergerak dalam bidang konstruksi tersebut direncanakan menggunakan aset pemerintah yang tidak produktif berupa lahan yang saat ini dikuasai oleh Kementerian Keuangan dan akan diserahterimakan kepada ADHI.

Dahlan pun meneruskan bahwa nantinya menara setinggi 100 lantai tersebut akan dikomersilkan. namun ketika ditanya lebih lanjut mengenai di mana wilayah pembangunan menara Kebanggaan Indonesia tersebut, Dahlan enggan menyebutkannya. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya