BI Rate Masih Bisa Turun, Asal..

Gina Nur Maftuhah, Jurnalis
Kamis 08 Desember 2011 14:09 WIB
Ilustrasi. Corbis.
Share :

JAKARTA- Bank Indonesia (BI) masih bisa menurunkan suku bunga acuannya kembali jika inflasi di tahun depan terkendali dan berada di bawah level 5,3 persen.

Pengamat ekonomi Mirza Aditiaswara mengatakan, sebelum inflasi dapat dipastikan dibawah level 5,3 persen, akan lebih bijak bagi BI untuk terus "mengikat" tingkat suku bunganya di level enam persen.
 
"Kalau hanya melihat inflasi tahun ini yang hanya empat persen, maka memang ada ruang penurunan BI rate sampai lima persen. Tetapi, sebaiknya Bank Indonesia melihat pada ekspektasi inflasi ke depan yang belum terjadi," ujar Mirza dalam pesan tertulisnya kepada okezone di Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Mirza memprediksi, tahun depan angka inflasi akan lebih tinggi ketimbang tahun ini. Mempertimbangkan hal ini, Bank Indonesia disarankan untuk menahan BI rate di level enam persen.

"Saat ini ekspektasi inflasi 2012 masih berkisar di lima sampai enam persen, bahkan target inflasi di APBN msh di 5,3 persen maka sebaiknya BI rate jangan diturunkan sekarang. Tunggu nanti kalau ekspektasi inflasi 2012 turun ke 4,5 persen maka BI rate boleh diturunkan sampai 5,5 persen," lanjut Mirza.

Senada dengan Mirza, ekonom Bank Mandiri Destri Damayanti menilai, sampai akhir tahun BI rate lebih baik ditahan ketimbang diturunkan. Destri melihat buruknya cuaca dan siklus banjir lima tahunan akan membuat panen di awal tahun berkurang dan berpengaruh ke fluktuasi harga pangan.

Sementara, Ekonom Danareksa Institute Purbaya Yudhi Sadewa justru menganggap Bank Sentral telah kehabisan amunisi untuk menurunkan BI rate kembali. Sehingga, diprediksi akan terus menahan BI rate di level enam persen sampai akhir tahun depan.

Bank Indonesia sendiri memprediksi tahun depan inflasi akan bergerak di bawah lima persen. Angka prediksi ini sudah memperhitungkan asumsi kenaikan TDL di semester kedua tahun depan. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya