SOLO - Baru sekira 10 hari terpatok di harga Rp550 ribu per sak, Selasa (8/5/2012) petang harga gula di Solo dan sekitarnya tiba-tiba naik menjadi Rp562.500 per sak.
"Petang ini baru saja saya kulakan gula. Ternyata harganya naik. Kemarin masih Rp550 ribu per sak, petang ini sudah berubah menjadi Rp562.500 per sak. Satu sak berisi 50 kilogram (kg)," ungkap Sugiyanto, pedagang warungan di kawasan Kartasura, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (8/5/2012).
Sambil membungkus plastik eceran, Sugiyanto mengaku tidak tahu mengapa harga gula tiba-tiba naik. Karena adanya kenaikan saat kulakan, maka ia mengatakan bahwa mulai malam ini juga menaikkan harga eceran.
"Semula saya jualnya Rp11.500 per kg, malam ini saya mulai jual dengan harga baru, yakni Rp12.500 per kg," ujarnya.
Hal senada juga dikemukakan bu Nur, pedagang gula di Pasar Legi, Solo. Saat dikonfirmasi via telpon, bu Nur mengiyakan bahwa harga gula memang mengalami kenaikan.
"Sebenarnya sudah sejak siang harga gula sudah naik. Naik sekira Rp10 ribu hingga Rp12.500 per sak," ungkapnya.
Sementara itu, Blendu, penjual makanan hik di kawasan Teposanan, Solo mengaku baru saja membeli gula, harganya Rp13 ribu per kg. "Padahal kemarin saya beli masih Rp12 ribu per kg. Sore ini sudah Rp13 ribu per kg," ujarnya.