BI Rate Bisa Kembali ke 6% Akhir Tahun Ini

Fakhri Rezy, Jurnalis
Kamis 10 Mei 2012 16:45 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Tingkat suku bunga Bank Indoensia (BI Rate) bisa naik kembali ke kisaran enam persen pada akhir tahun ini. Hal tersebut dapat terjadi bila pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi naik di tahun ini.

Pengamat Ekonomi Ryan Kiryanto mengatakan keputusan BI menahan suku bunga acuannya sudah tepat. Dia menjelaskan, hal tersebut sejalan dengan masih tingginya inflasi sebagai efek kebijakan pembatasan BBM bersubsidi.

"Kalau dampak pembatasan BBM bersubsidi mendorong inflasi secara signifikan, ada kemungkinan BI rate naik menjadi enam persen," jelas Ryan Kiryanto dalam pesan tertulisnya kepada Okezone, Kamis (10/5/2011).

Senada dengan Ryan, pengamat ekonomi asal UGM Tony Prasetiantono mengungkapkan, jika kebijakan BBM bersubsidi mengerus daya beli masyarakat dan menyebabkan inflasi meningkat, maka BI harus kembali menaikkan suku bunga acuannya. "Tentu saja BI rate harus dinaikkan, minimal enam persen," tegas Tony.

Lebih jauh Tony menjelaskan, inflasi yang tinggi pada April lalu memang memungkinkan BI untuk menaikkan suku bunganya. "(Namun) BI tidak ingin menaikkan BI rate, karena mereka ingin mengirim sinyal ke pasar bahwa kebijakan penurunan suku bunga tetap menjadi prioritas," tukas dia.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI menetapkan tingkat suku bunga BI (BI Rate) tetap ditahan di kisaran 5,75 persen.  BI memperkirakan tekanan inflasi ke depan diprakirakan terkendali. Hal ini tercermin dari kenaikan harga hasil Survei Pemantauan Harga (SPH) BI sampai dengan minggu ke-2 Mei 2012 yang relatif lebih rendah dari pola historisnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya