Waspadai Aksi Profit Taking IHSG

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Jum'at 08 Juni 2012 08:27 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin membuat indeks ditutup melemah. Kurang kuatnya kenaikan IHSG, akibat dari kenaikan yang cukup tinggi tetapi tidak didukung oleh volume. 

Meski demikian, e-Trading dalam riset hariannya mengatakan, secara teknikal rebound IHSG beberapa waktu lalu, masih menyisakan ruang untuk dapat bergerak naik tanpa break resistance. E-Trading memperkirakan IHSG akan cenderung bergerak sideways dengan sentimen teknikal negatif.

"MACD Histogram terlihat semakin mendekati area positif namun stochastic fast tampak ada pergerakan membelok ke bawah sehingga membuat kita tetap waspada jika stochastic slow benar-benar berbelok ke bawah," ungkap riset tersebut, Jumat (8/6/2012).

Sementara HD Capital menjelaskan, selepas rally untuk mengisi gap atas di 3.870-3.920 dengan net buy asing tipis, IHSG ditakutkan akan rentan profit taking. "Apalagi atau ketakutan pasar bahwa stimulus ECB dan the FED tidak akan sesuai expektasi," ungkap HD Capital dalam risetnya tersebut.

Sedangkan Sinarmas Sekuritas memprediksi, secara teknikal indeks akan bergerak menguat di kisaran 3.810-3.880. Hasi rapat bank sentral Eropa, dimana ECB tetap mempertahankan suku bunga rendah, membuka kemungkinan akan adanya tambahan stimulus apabila dibutuhkan dapat memberikan sentimen terhadap indeks.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya