"Kenapa Mau Beli Saham Inti dengan Harga Tinggi?"

Rizkie Fauzian, Jurnalis
Kamis 13 September 2012 18:39 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) sempat menjadi perbincangan lantaran harga saham yang melonjak tinggi. Kenaikan tersebut dianggap tidak wajar melihat saham IBST yang baru saja IPO.

"Kita kan tidak melihat peristiwa satu hari saja, yang kita lihat bahwa satu periode tertentu apakah ada transaksi yang menurut kita tidak biasa," kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito kala ditemui di BEI, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Menurut dia, memang Inti sempat masuk mendapat sorotan lantaran nilai saham yang naik signifikan. Namun, kenaikan tersebut belum tentu negatif. "Jika masuk kategori UMA kita umumkan, untuk mengingatkan investor bahwa saham ini atau perdagangan ini bergerak tidak biasa, tidak normal seperti yang lain," ungkapnya.

Terpisah, Direktur Keuangan IBST Stefanus Sudyatmiko kenaikan tersebut murni karena mekanisme pasar. "Belum akan melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat. Selain itu juga belum mendapatkan informasi ada investor baru yang masuk," kata dia.

Investor seharusnya dapat memperhatikan pergerakan UMA, agar dapat mengetahui saham yang terkena suspensi. "Bila dilihat sebenarnya harus ditanyakan kepada investor kenapa mau beli saham itu dengan harga tinggi," tambahnya.

Dia melanjutkan, BEI hanya menyediakan tempat perdagangan. Meski begitu, suspensi perdagangan tidak selalu terikat dengan emiten langsung. "Karena hal itu ulah investor," jelas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya