Pemerintah Enggan Revisi Target Ekspor

Iwan Supriyatna, Jurnalis
Selasa 06 November 2012 12:42 WIB
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
Share :

JAKARTA - Nilai ekspor Indonesia September 2012 mencapai USD15,90 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 13,21 persen dibanding ekspor Agustus 2012. Sementara bila dibanding September 2011 mengalami penurunan sebesar 9,35 persen.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi menuturkan, kuartal IV nilai ekspor secara keseluruhan masih ditargetkan di angka USD20 miliar. Target tersebut masih sama dengan nilai ekspor secara keseluruhan tahun lalu.

"Rata-rata setiap bulan antara USD16 miliar-USD17 miliar, kalau tiga kali rata-rata hampir USD40 miliar-USD50 miliar kan," kata Bayu, di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (6/11/2012).

Bayu menjelaskan, target ekspor tidak ditingkatkan terlalu besar lantaran pada tahun lalu Indonesia lebih banyak melakukan impor barang konsumsi. Karenanya, diperlukan ekspor industri hulu.

Menurut Bayu, bahan baku dan penolong perlu ditingkatkan untuk menyumbang peningkatan ekonomi Indonesia di sektor ekspor-impor. "Kita perlu mendorong industri-indusitri bahan baku dan penolong, ini perkembangan yang positif di kegiatan ekonomi," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya