ESDM Klaim Pembangunan Kilang Masuk Tahap Studi Kelayakan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 23 April 2013 12:34 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pembangunan kilang dengan dibiayai APBN, saat ini memasuki tahap studi kelayakan (feasibility study/FS). Dari hasil studi ini, dapat diperoleh hasil kajian mengenai produk yang dihasilkan, lokasi dan keekonomian serta teknologi yang digunakan.
 
Dirjen Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro mengatakan studi kelayakan ini berbiaya Rp17 miliar yang sebelumnya pemerintah berencana pada tahun 2013 dapat melakukan basic engineering design dan front engineering design dengan dana Rp250 miliar. Namun rencana tersebut diubah hanya sampai tahap studi kelayakan. 
 
"Sisa dana yang tersedia akan digunakan untuk pelaksanaan konversi BBM ke LPG di daerah-daerah yang belum terkonversi," ungkap Edy di Jakarta, Selasa (23/4/2013).
 
Pembangunan kilang, diharapkan rampung pada 2018. Proyek multiyears ini diperkirakan memakan biaya sekira Rp 90 triliun. Menurut Edy, kilang APBN diharapkan tidak hanya menghasilkan produk bahan bakar minyak semata tetapi juga produk aromatik agar marjin yang dihasilkan dapat ekonomis.
 
"Kita arahnya enggak seperti dulu. Kalau dulu orientasi bangun kilang untuk BBM. Kalau hanya bahan bakar saja, marjinnya tipis," jelas Edy.
 
Menurut Edy, PT Pertamina (Persero) mendapat penugasan untuk pelaksanaan pembangunan kilang lebih lanjut. Saat ini, perusahaan pelat merah itu sudah melakukan lelang untuk pelaksanaan studi kelayakan.
 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya