Pemerintah Serius Konversi BBM ke BBG

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 05 September 2013 15:30 WIB
ilustrasi: (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan dalam rangka meningkatkan ketahanan energi nasional baik jangka pendek maupun panjang terus berupaya meningkatkan program diversifikasi energi salah satunya melalui program konversi BBM ke BBG.

"Upaya tersebut dilakukan selain untuk menghemat konsumsi BBM dan mengurangi subsidi BBM, pemanfaatan BBG dapat mendukung penggunaan energi yang lebih bersih," ungkap Menteri ESDM Jero Wacik di SPBU Daan Mogot, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Jero menjelaskan untuk mendorong terlaksananya program ini khusus gas untuk transportasi pada tahun 2013 telah dialokasikan gas sebesar 35,15 juta meter kubik per kaki (MMscfd) yang dapat menyuplai kendaraan bermotor dan ditetapkan harga gas hulu sebesar USD4,72 per MMbtu.

"Hal ini bertujuan agar harga gas menarik bagi konsumen yang saat ini harga jual di konsumen untuk CNG ditetapkan sebesar Rp3.100 liter setara premium dan LGV sebesar Rp5.100 per lsp," jelas Jero.

Menurut Jero, disamping menyediakan gas pemerintah juga terus membangun infrastruktur berupa SPBG, pipa distribusi serta pembagian converter kit untuk kendaraan umum dan kendaraan dinas.

"Saat ini telah disiapkan infrastruktur dibeberapa wilayah yaitu di Jabodetabek, Palembang, Surabaya, Gresik dan Kalimantan Timur," tambahnya.

Sekedar informasi, SPBG yang telah ada sebanyak 28 SPBG yang tersebar di Jabodetabek, Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan Palembang. Pada tahun 2013 Pemerintah pusat membangun 3 SPBG di Kalimantan Timur. Ketersediaan bengkel kendaraan BBG saat ini di Jabodetabek telah ada 8 bengkel, di Jawa Timur 5 bengkel, dan di Palembang sebanyak 2 bengkel. (wan)

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya