JAKARTA - Bursa saham di Amerika Serikat (AS) ditutup melemah dan mengakhiri penguatannya dalam empat hari terakhir, seiring pasar memfaktorkan ekspektasi tapering Kuantitatif Easing (QE) tahap III, akan dilakukan lebih cepat dari ekspektasi awal.
Analis Samuel Sekuritas, Benedictus Agung, mengungkapkan Citigroup telah memperkirakan probabilitas The Fed akan melakukan tapering di Januari 2014 naik menjadi 45 persen dari hanya 25 persen sebelum Fed Meeting semalam.
"Bursa Asia pagi ini turut dibuka melemah memfaktorkan koreksi yang terjadi di bursa AS. IHSG sendiri hari ini diperkirakan akan turut dibuka melemah, seiring koreksi di bursa regional," kata dia dalam risetnya di Jakarta, Kamis (31/10/2013).
Dia melanjutkan, pasar juga masih menanti rilis kinerja sejumlah emiten yang dirilis hari ini. Beberapa emiten yang memiliki kinerja di atas ekspektasi antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
"Sementara yang berada di bawah ekspektasi antara lain PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN). Support indeks berada di level 4.550," tukas dia.
(Martin Bagya Kertiyasa)