JAKARTA - Dalam daftar orang terkaya yang baru saja dirilis Forbes, terdapat 22 warga negara Indonesia. Tapi, sejumlah nama menghilang dari daftar Forbes yang rilis pada Maret 2015 ini.
Sebelumnya, dalam daftar orang terkaya Indonesia yang dipublikasikan Forbes pada Desember 2014, ada sejumlah nama orang kaya dengan kekayaan yang fantastis.
Tiga nama tersebut adalah Susilo Wonowidjojo, pemilik perusahaan rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang saat itu mengantongi kekayaan USD8 miliar atau Rp96 triliun.
Lalu Anthoni Salim yang merupakan pemilik Grup Salim, dengan total kekayaan USD5,9 miliar atau Rp70,80 triliun.
Selanjutnya, Eka Tjipta Widjaja yang merupakan pendiri dan pemilik Grup Sinar Mas dengan total kekayaan USD5,8 miliar atau Rp69,60 triliun.
Tetapi, pada daftar Forbes di Maret ini, setelah orang terkaya Robert Budi Hartono dan Michael Hartono yang merupakan pemilik Grup Djarum, langsung menyusul nama pemilik Indorama, Sri Prakash Lohia dengan kekayaan USD4,7 miliar.
|
No
|
Daftar WNI dalam Daftar Orang Terkaya Forbes 2015
|
Daftar WNI dalam Daftar Orang Terkaya Forbes 2014
|
|
1
|
R Budi Hartono (peringkat 142). Kekayaannya mencapai USD9 miliar. Sumber kekayaannya dari bisnis perbankan dan rokok.
|
R Budi dan Michael Hartono, dengan total kekayaan USD16,5 miliar atau Rp198 triliun yang diperoleh dari perbankan dan perusahaan tembakau.
|
|
2
|
Michael Hartono (peringkat 151). Hartanya mencapai USD8,7 miliar. Kekayaannya berasal dari bisnis bank dan rokok.
|
Keluarga Susilo Wonowidjojo, dengan total kekayaan USD8 miliar atau Rp96 triliun yang diperoleh dari perusahaan tembakau.
|
|
3
|
Sri Prakash Lohia (peringkat 341). Kekayaannya mencapai USD4,7 miliar. Sumber kekayaannya berasal dari bisnis polyester.
|
Keluarga Anthoni Salim, dengan total kekayaan USD5,9 miliar atau Rp70,80 triliun yang diperoleh dari investasi.
|
|
4
|
Chairul Tanjung (peringkat 381). Kekayaannya USD4,3 miliar. Sumber kekayaannya dari berbagai bisnisnya.
|
Keluarga Eka Tjipta Widjaja, dengan total kekayaan USD5,8 miliar atau Rp69,60 triliun yang diperoleh dari perusahaan minyak sawit.
|
|
5
|
Mochtar Riady (peringkat 714). Total kekayaannya USD2,6 miliar. Kekayaannya dari berbagai bisnisnya,
|
Sri Prakash Lohia, dengan total kekayaan USD4,4 miliar atau Rp52,800 triliun yang diperoleh dari polyester.
|
|
6
|
Peter Sondakh (peringkat 810). Kekayaannya USD2,3 miliar. Dia mendapatkan kekayaan dari berbagai investasinya.
|
Chairul Tanjung, dengan total kekayaan USD4,3 miliar yang diperoleh dari berbagai investasi.
|
(Widi Agustian)