JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyebutkan, 72 persen program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah siap ditenderkan melalui sistem lelang.
Hal tersebut usai dirinya menghadiri pertemuan dengan seluruh aparat Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (7/4/2015). Dirinya mengaku, kehadiran dirinya itu sekaligus melihat perkembangan proyek baik infrastruktur, perumahan sampai air.
"Jadi dari Rp118 triliun anggaran langsung itu 72 persen sudah ditender, sudah Rp60 triliun ditender. Yang lainnya tinggal pelaksanaannya," kata JK di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (7/4/2015).
Dengan progres tersebut, JK juga berharap bahwa dalam waktu dekat ini seluruh paket lelang tersebut sudah dapat dieksekusi, sehingga dapat dikerjakan pada Mei sampai akhir tahun 2015.
"Dan juga proyek-proyek multi years yang besar-besar akan diberikan multi years supaya lebih bersambung," tambahnya.
Tidak hanya itu, sambung JK, program satu juta unit perumahan juga harus disusun dengan tepat agar masyarakat mendapatkan rumah yang layak dan setiap tahunnya harus terealisasi satu juta dalam satu tahun.
"Pekerjaannya memang sangat berat, tetapi perlu dilakukan untuk menciptakan keadilan masyarakat dan masyarakat mengurangi kekumuhan di perumahan-perumahan ini," imbuhnya.
Adapun, pada kunjungan tersebut juga, JK mengaku membahas mengenai air minum pasca dicabutnya Undang-Undang tentang Air. "Maka berarti PU harus bekerja keras bersama PDAM untuk membangun sistem air bersih untuk masyarakat kita. Itu tiga hal pokok yang dibicarakan tadi," tukasnya.
(Fakhri Rezy)