Crane yang Jatuh di Masjidil Haram Bukan Milik Waskita Karya

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis
Sabtu 12 September 2015 17:51 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyatakan, salah satu mesin derek (crane) proyek yang jatuh di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, bukan milik perseroan.

"Itu (crane) bukan milik kami," ujar Sekretaris Perusahaan WSKT, Antonius Yulianto kepada Okezone ketika dikonfirmasi via sambungan telepon, di Jakarta, Sabtu (12/9/2015).

Menurutnya, ruang lingkup pekerjaan perseroan adalah hanya memasok beton untuk pembuatan kolom dan balok (beam). Adapun aktivitasnya saat ini melaksanakan fabrikasi pembesian kolom untuk Masjidil Haram yang dikerjakan di workshop berlokasi 10 kilometer (km) dari proyek masjid.

Lebih jauh dia mengemukakan, untuk kolom mempunyai variasi dari 2,7 x 2,7 meter hingga 1,6 x 1,6 dengan tinggi 9 meter dan berat mencapai 30 ton. Sedangkan balok (beam), lebih variasi paling besar 1,8 x 1,4 meter dengan panjang 11 m.

Seperti diketahui, pada tahun 2013, salah satu badan usaha milik negara (BUMN), PT Waskita Karya Tbk (WSKT) selain menjadi subkontraktor dalam renovasi Masjidil Haram di Mekkah, juga akan ikut dalam proyek perluasan Masjid Nabawi, di Madinah, Arab Saudi.

Direktur PT Waskita Karya Adi Wibowo (saat itu) mengungkapkan, untuk proyek renovasi Masjidil Haram akan dilakukan dalam beberapa tahap dan memakan waktu hingga empat sampai lima tahun.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya