Harga Minyak Merosot, Pasar Real Estat Bahrain Tahan Banting

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis
Rabu 30 Maret 2016 05:30 WIB
Bahrain (Ilustrasi: wikipedia.org)
Share :

MANAMA - Pasar real estat Bahrain telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam kurun waktu satu dekade terakhir, berkat rendahnya biaya investasi dan biaya transaksi dibandingkan dengan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) lainnya.

Demikian ungkap laporan dari sebuah perusahaan manajemen properti yang berbasis di Bahrain, Weetas, seperti dilansir dari laman Trade Arabia, Rabu (30/3/2016).

Laporan tersebut melanjutkan, berkembangnya pasar real estat Bahrain membuatnya lebih ‘tahan banting’ atau tangguh ketika menghadapi gejolak ekonomi yang memukul pasar di negara-negara GCC karena merosotnya harga minyak. Meski demikian, nilai total penawaran properti Bahrain tetap stabil di angka 1 miliar dinar Bahrain atau setara Rp35,588 triliun (mengacu kurs Rp35.588 per dinar Bahrain) pada 2015 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Meskipun kinerja pasar properti sempat bergetar setelah harga minyak anjlok, sektor real estat negara kerajaan ini tetap solid selagi nilai-nilai kesepakatan properti melonjak, seperti penjualan dan harga sewa di wilayah utama.

Selain jual-beli, kegiatan konstruksi juga demikian, sehingga hal ini mampu mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap pasar real estat Bahrain. Sektor konstruksi di Bahrain mencapai pertumbuhan 7 persen di awal 2015, kata laporan mengutip pakar properti CBRE.

Pendapatan minyak menggambarkan titik balik dalam sejarah ekonomi Bahrain. Bahkan, dalam anggaran tahunan Bahrain, sejak pendapatan pertama, benar-benar tergantung pada produk hidrokarbon.

Menurut Weetas, sejak 10 tahun lalu Bahrain mengalihkan untuk fokus pada sektor pengembangan properti. Sektor ini pun menjadikannya sumber utama pendapatan nasional hampir setara dengan sektor minyak.

(dhe)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya