BCA Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Ini Daftarnya

Danang Sugianto, Jurnalis
Kamis 07 April 2016 14:46 WIB
BCA. (Ilustrasi foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Salah satu yang disetujui dalam rapat tersebut di antaranya menyetujui perombakan susunan komisaris dan direksi.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmaja mengatakan, ada dua direktur yang masa jabatannya tidak diperpanjang. Sehingga ada pergantian direktur baru yang mengisi kekosongan posisi direksi.

"Di jajaran direksi Ibu Dahlia Ariotedjo dan Pak Annthony Brent Elam tidak diperpanjang, tidak diangkat kembali. Kemudian digantikan dengan pak Santoso, ibu Lianawaty Suwono, dan ibu Inawati Handoyo," ujar Jahja di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Selain itu, lanjutnya, ada pergeseran jabatan di mana Armand Wahyudi Hartono kini menjabat menjadi Wakil Presiden Direktur. Sementara untuk posisi komisaris kini dilengkapi dengan masuknya Sumantri Slamet menjadi Komisaris Independent.

"Semua tentu harus menunggu keputusan OJK untuk fit and proper test dan mereka yang belum melengkapi kriteria manajemen risiko, ada yang level 4 atau 5 harus dapat sertifikasi," imbuhnya.

Berikut formasi direksi dan komisaris BBCA yang baru:

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris: Djohan Emir Setijoso

Komisaris: Tonny Kusnadi

Komisaris Independen: Cyrillus Harinowo Komisaris Independen: Raden Pardede Komisaris Independen: Sumantri Slamet

Dewan Direksi:

Presiden Direktur: Jahja Setiaatmadja

Wakil Presiden Direktur: Eugene Keith Galbraith

Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono

Direktur: Suwignyo Budiman

Direktur: Henry Koenaifi

Direktur Independen: Erwan Yuris Ang

Direktur merangkap Direktur Kepatuhan: Tan Ho Hien/Subur Tan

Direktur: Rudy Susanto

Direktur: Inawaty Handoyo

Direktur: Lianawaty Suwono

Direktur: Santoso

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya