JAKARTA - PT Angkasa Pura II berencana akan menjaring dana dari pasar modal dengan melakukan initial public offering (IPO). Namun hal itu baru akan direalisasikan perseroan sekira tiga atau empat tahun mendatang.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengaku, sebagai perusahaan berplat merah menjadi perusahaan terbuka merupakan suatu kebutuhan. Selain untuk menjaring modal menjadi perusahaan terbuka juga akan mendorong perseroan melakukan prinsip usaha good corporate governance.
"Ada keharusan bagi korporasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih good corporate governance untuk melakukan resistansi SDM, keuangan, kinerja dan sebagainya yang secara tidak langsung memperbaiki kinerja," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Dengan begitu, pihaknya yakin sebagai perusahaan pengelola beberapa bandara, salah satu bendaranya bakal masuk dalam daftar 20 bandara terbaik di dunia.
Namun, Budi mengakui keinginan tersebut belum bisa terealisasikan dalam waktu dekat, pasalnya earning power AP II saat ini masih berada di sekitar Rp1,6 triliun.
"Harapan kami dengan adanya perbaikan kinerja ini Insya Allah kami memberikan suatu kinerja yang baik dari segi revenue atau earning. Sehingga suatu waktu pada saat earning power membaik kita bisa masuk ke lantai bursa," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)