JAKARTA – Sejumlah perusahaan penyedia bahan bakar minyak (BBM), mulai dari PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, hingga BP Indonesia, kompak melakukan penyesuaian harga BBM mulai 1 Juli 2026. Penurunan harga paling mencolok terjadi pada produk diesel nonsubsidi, seiring evaluasi berkala yang mengikuti pergerakan harga minyak dunia.
Di antara ketiga operator tersebut, Pertamina Dex mencatat penurunan terbesar hingga sekitar 15 persen, disusul BP Ultimate Diesel dan Shell V-Power Diesel yang juga turun lebih dari Rp3.000 per liter. Sementara itu, harga BBM bensin seperti Pertamax, BP Ultimate, hingga BP 92 sebagian besar tetap.
PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Avtur mulai 1 Juli 2026.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada dinamika harga minyak dunia dengan tetap mempertimbangkan aspek fiskal, daya beli masyarakat, serta kondisi perekonomian nasional.
"Sesuai yang kita ketahui, penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya, langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty.